Faedah dari Taushiyah Fadhilatusy Syaikh Prof. Dr. Khalid bin Abdullah Al-Mushlih hafidhahullah (Bagian ke 1)

Faedah dari Taushiyah Fadhilatusy Syaikh Prof. Dr. Khalid bin Abdullah Al-Mushlih hafidhahullah, Murid senior, menantu dan salah satu pengganti Fadhilatusy Syaikh Al-Imam Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin Rahimahullah, Mufti propinsi Al-Qasim, Anggota Dar Ifta, Pengajar di Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah, Dosen Pasca Sarjana Fakultas Syari’ah Universitas Al-Qasim KSA.

Taushiyah ini Beliau sampaikan pada hari Sabtu, 27 Rabi’uts Tsani 1437 / 06 Februari 2016 bertempat di Masjid An-Nur Jagalan Malang pada pukul 09.00 sampai Dhuhur dengan tema Ukhuwah Islamiyah.

(Bagian ke 1)

Majelis yang terbaik itu adalah majelis-majelis yang menjadikan kita semakin taat kepada Allah dan mengenalNya serta menunjukkan kepada kita jalan yang menyampaikan kepadaNya.

Kita semua datang dari berbagai penjuru yang jauh dan berkumpul di majelis ini dikarenakan satu sebab, yaitu IMAN. Hati-hati kita telah terikat oleh ikatan IMAN sehingga kita menjadi bersaudara dalam IMAN.

Allah telah memberikan nikmat kepada orang-orang beriman berupa ikatan keimanan.

Allah berfirman kepada RasulNya Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam:
“Dan jika mereka bermaksud menipumu, maka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindungmu). Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mukmin,
dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana.
[QS 8 Al-Anfal, ayat 62-63]

Dalam ayat tersebut Allah mengingatkan RasulNya Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam dan orang-orang beriman akan nikmat dan karuniaNya berupa mempersatukan hati-hati yang bercerai berai dengan ikatan iman sehingga terjadi saling cinta karena keimanan dan menjadi bersaudara karena Islam.

Sebesar dan sebanyak apapun harta yang kita keluarkan tidak akan pernah bisa mempersatukan hati, hanya Allah-lah yang mempersatukan diantara hati-hati tersebut dengan ikatan cinta Allah dan iman.

Ikatan iman adalah ikatan yang agung, kalau bukan karena Allah dan ikatan iman pasti hati-hati kita tidak bisa bersatu dan berkumpul.

[Ditulis dan disarikan oleh penerjemah pada acara tersebut; Abdullah Sholeh Hadrami]

— bersambung bagian ke 2 —

Syaikh Khalid Al-Mushlih

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.