Tujuh Belas Tahun Usia Pernikahanku.. Terima Kasih Cinta..

Tujuh Belas Tahun Usia Pernikahanku

Ya Allah, baru kemarin rasanya aku menikah ternyata hari ini sudah berusia 17 tahun pernikahanku.

Aku masih ingat betul, hari itu hari Sabtu 12 Rabi’ul Awal 1420 Hijriyah, bertepatan 26 Juni 1999 Masehi, ba’da Dhuhur bertempat di rumah mertuaku Embong Arab Malang terjadi peristiwa besar dalam sejarah kehidupanku, yaitu pernikahanku.

Waktu itu yang khotbah nikah Al-Ustadz Muhammad Sholeh Drehem hafidhahullah dari Surabaya, kemudian dilanjukan ijab qabul yang langsung dilakukan oleh mertuaku Ami Muhammad bin Awad Bavana hafidhahullah, kemudian ditutup doa yang dipimpin oleh Guruku Al-Ustadz Ahmad bin Salim Alaydrus rahimahullah.

Ya Allah, rasanya baru kemarin aku  menikah, ternyata dari hasil pernikahan yang terasa baru kemarin itu telah melahirkan tiga anak, yaitu;

  1. Abdul Qowiy (artinya; Hamba Allah Yang Maha Kuat) lahir Rabu 1 Rabi’uts Tsani 1423 H / 12 Juni 2002 M.
  2. Abdul ‘Aziz (artinya; Hamba Allah Yang Maha Perkasa) lahir Ahad 6 Rabi’uts Tsani 1426 H / 15 Mei 2005 M.
  3. Asiah (artinya; Perempuan Shalihah dan Istiqamah) lahir Jum’at 29 Rajab 1429 H / 1 Agustus 2008 M.

Semoga kalian semua menjadi anak-anak yang barokah bagi kedua orang tua dan bagi umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam.

Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada isteriku, Ummu Abdil Qowiy yang telah hidup bersamaku selama tujuh belas tahun ini.

Terima Kasih Cinta..??

Diantara jasa-jasa Isteriku;

1. Mau menikah denganku.

2. Menyelamatkanku dari perbuatan terlarang.

3. Setia menemani dan membantuku dalam suka dan duka.

4. Mengandung, melahirkan dan menyusui anak-anakku.

5. Menjadi madrasah bagi anak-anakku.

6. Sabar merawat anak-anakku dalam segala keadaan, ketika mereka sehat atau sakit.

7. Menjadi pelengkap hidupku…Dll..

Isteriku Tulang Rusukku..

Kau diciptakan dari rusukku.

Bukan dari kepala untuk menjadi atasanku.

Bukan dari kakiku untuk dijadikan alasku.

Melainkan dari sisiku untuk menjadi teman hidupku.

Dekat pada lenganku untuk kulindungi.

Dan dekat hatiku untuk kucintai dan kusayangi..

———–

Untuk Kita Para Suami

[1] Kita para suami jangan hanya melihat isteri kita yang telah berubah postur tubuhnya tidak seindah dulu lagi..

[2] Dulu ketika menikah isteri kita langsing dan ideal fisiknya, sekarang tidak lagi..

[3] Kita para suami harus menyadari perubahan postur tubuh dan fisik isteri adalah karena tanggung jawabnya yang besar..

[4] Ya Allah sayangi isteriku yang telah mengandung, melahirkan, menyusui dan mendidik anak-anakku..

[5] Ya Allah sayangi isteriku yang telah mau menikah denganku dan menyelamatkanku dari perbuatan terlarang..

[6] Ya Allah sayangi isteriku yang setia menemani dan membantuku dalam suka dan duka..

[7] Ya Allah sayangi isteriku yang telah menjadi madrasah bagi anak-anakku..

[8] Ya Allah sayangi isteriku yang sabar merawat anak-anakku dalam segala keadaan, ketika mereka sehat atau sakit..

[9] Ya Allah sayangi isteriku yang menjadi pelengkap hidupku..

[10] Terima Kasih Cinta..?? Semoga Allah kumpulkan kita di dunia ini sampai di Jannah Firdaus ???

[11] Uhibbuki Ya Zaujati.. Jazakillah Khoir Wa Barokalloh Fiik..??

————

Isteri Itu Hebat.. Isteri Itu Luar Biasa.. Isteri Itu “Masya Allah”..

“Rumah Tanpa Isteri Ibarat Malam Tanpa Rembulan”.

Isteri adalah pengganti ibu yang sangat dibutuhkan setiap lelaki, karena laki-laki itu, siapapun dia, setinggi apapun ilmu dan kedudukannya tetap saja dia adalah lelaki yang tidak lain hanyalah; 

‘Anak Kecil Bertubuh Besar [Thiflun Kabir]’.

Cara memahami laki-laki itu sama persis dengan cara memahami anak kecil.

Suami yang lelah bekerja dan beraktivitas di luar rumah merasa bahagia ketika telah pulang ke rumah karena mendapatkan apa yang ia inginkan dari isterinya..

Bersama isteri, suami mendapatkan sakinah, yaitu; ketenangan, ketenteraman dan kedamaian.

Dalam rumah tangga ada mawaddah wa rahmah, yaitu; cinta dan kasih sayang yang sangat dibutuhkan setiap insan.

Sungguh benar firman Allah dalam surat 30 Ar-Ruum ayat 21 yang artinya;

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”.

Isteri ibarat “pakaian” bagi suami yang memberikan kehangatan, kenyamanan, menutupi keburukan dan memperindah suaminya.

“Di balik laki-laki yang sukses terdapat wanita yang hebat, yaitu isterinya.” 

Kata orang Jawa, isteri itu adalah “garwo” sigare nyowo atau separuh jiwa. 

Isteri adalah partner dan mitra suami, ia ada untuk menyempurnakan iman dan hidup kita agar hidup kita menjadi semakin “hidup”…

???Ya Allah, kumpulkan kami di dunia ini sampai di Jannah Firdaus, memandang WajahMu yang Maha Mulia dan mendapat ridhaMu tanpa kemurkaanMu selamanya.. Ya Robb..???

Uhibbuki Ya Zaujati.. Jazakillah Khoir Wa Barokalloh Fiik..??

Malang, 

Kamis 12 Rabi’ul Awal 1437 Hijriyah, bertepatan 24 Desember 2015 Masehi.

Hamba Allah yang selalu berharap ampunanNya dan kasih sayangNya

@AbdullahHadrami

Doa Suami

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.