Kabar Imam Masjid Nabawi Ditusuk adalah Bohong

Polisi menyangkal kabar di internet yang mengatakan imam Masjid Nabawi ditusuk saat shalat subuh

Jurubicara Kepolisian Madinah Mohsen Al-Radadi menyangkal laporan yang menyatakan bahwa imam Masjid Nabawi telah diserang oleh seorang pria saat memimpin shalat subuh hari Jumat lalu (19/2).

Namun demikian, ia membenarkan para petugas keamanan di dalam masjid telah menangkap seseorang yang membawa dua bilah pisau saat mengikuti shalat subuh berjamaah hari Jumat tersebut.

“Tapi ia tidak menyerang siapapun, dan laporan-laporan yang beredar di internet yang menyatakan bahwa ia menusuk imam adalah tidak benar,” kata Al-Radadi sebagaimana dikutip Arab News (20/2).

Polisi penjaga di sekitar daerah mihrab menaruh curiga ketika pria berumur 30-an tahun itu, yang berdiri di baris kedua belakang imam, tidak mengikuti gerakan shalat imam ketika melakukan rukuk dan sujud.

“Polsi lalu mengeceknya dan menemukan pria itu membawa dua bilah pisau,” kata jurubicara polisi itu.

Mihrab masjid letaknya di selatan Raudah (tempat antara bekas rumah Rasulullah dan mimbar beliau). Area itu selalu dijaga polisi sepanjang waktu, termasuk ketika shalat berlangsung. Jalan masuknya diperuntukkan bagi imam dan menerima keranda jenazah yang akan dishalati.

Pemimpin shalat ketika peristiwa itu terjadi adalah Syeikh Salah Al-Budair.

Kini pria yang tidak diungkapkan identitasnya tersebut masih diperiksa polisi. [di/an/sg/hidayatullah]

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.