Israel Tangkap 400 Pegawai Palestina 42 Diantaranya Ibu-Ibu

Ramallah-Infopalestina : Persatuan Pegawai Palestina mengumumkan, serdadu Israel telah menangkap lebih dari 400 pegawai Palestina sepanjang bulan ini. Diantara mereka ada 42 ibu-ibu di wilayah Palestina jajahan 1948. Mereka ditangkap dengan alasan masuk wilayah Palestina jajahan 48 tanpa izin pemerintah Israel.

Persatuan Pegawai Palestina yang dilansir infopalestina.com menyebutkan, dengan kekuatan penuh serdadu melakukan penggeledahan ke tempat pekerjaan mereka di Taybah, Haifa, Yafa, Nazaret, Ummu Faham dan beberapa tempat lainya. Kemudian mereka dikirim ke tempat pengadilan Israel untuk ditahan dan dikenakan denda yang mencekik.

Kejahatan Israel tersebut sudah dilakukanya sejak awal bulan ini yang puncaknya terjadi pada tiga hari terakhir kemarin. Sebanyak 70 pegawai Palestina ditangkap dalam operasi tersebut.

Sumber ini melanjutkan, pada saat yang sama, pemerintah Israel mengklaim memberikan berbagai kemudahan bagi rakyat Palestina dalam rangka meringankan beban mereka melalui selebaran yang dibagi-bagikan pada seluruh pegawai. Ternyata di lapangan berbeda 180 derajat. Mereka bahkan membantah telah menyebarkan selebaran tersebut dan semakin meningkatkan operasinya di akhir bulan ini. Berarti Israel telah melakukan penyesatan opini dengan menambah penderitaan rakyat akibat politik penjajahannya.

Dalam pada itu, sekjen Persatuan Pegawai Palestina menghimbau, semua lembaga HAM nasional dan internasional untuk melakukan tanggung jawabnya, membantu meringankan penderitaan para pegawai Palestina dan mendesak Israel agar menghilangkan semua peraturan yang mengikat rakyat Palestina. Israel harus ditekan agar mencabut semua blockade zalim dan membantu para pegawai Palestina. Ia mengatakan, perdamaian tidak akan tercipta bila Israel masih melanjutkan siasat pelaparan terhadap rakyat Palestina melalui blockade perlintasan yang telah menghalangi rakyat mendapatkan sesuap makanan demi melanjutkan kehidupanya.(asy)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.