Hamas Tegaskan Jalan Perlawanan Hingga Palestina Merdeka

Gaza – Infopalestina: Gerakan Hamas menegaskan dalam peringatan 41 tahun penjajahan Israel di tahun 1967 bahwa mereka akan melanjutkan jalan jihad dan perlawanan terhadap Israel dan akan bekerja menjaga proyek ini serta membelanya dan kukuh memperjuangkan hak-hak dan prinsip Palestina.

Hamas mengajak kepada faksi-faksi perlawanan Palestina untuk menyatukan barisan dan front perlawanan serta melakukan serangan kepada penjajah Israel untuk memaksa mereka menarik diri dari tanah jajahan Palestina sebagaimana yang sudah pernah di Jalur Gaza.

Hamas berjanji akan bekerja membebaskan tahanan Palestina dan Arab di penjara Israel dengan berbagai cara dan sarana yang ada. Hamas menolak permainan Israel dalam masalah kesepakatan pertukaran tawanan dan tahanan. Sikap Israel mengulur-ulur tidak akan mengubah sikap dan syarat Hamas.

Hamas kembali mengajak kepada Presiden Mahmod Abbas dan tim perundingnya untuk menghentikan perundingan sia-sia dengan penjajah Israel yang tidak menghasilkan apapun. Selama dua dekaee tidak ada hasil yang memihak kepada Palestina dan prinsip-prinsipnya.

Bahkan perundingan demi perundingan yang hanya memihak kepada agenda Amerika dan Israel yang mengorbankan hak-hak Palestina. Gerakan Hamas juga mengajak kepada Abbas untuk mengambil kesimpulan dari penjajahan Israel tahun 1967 dengan kembali kepada dialog internal Palestina dan meninggalkan janji-janji Amerika dan sikap beritikad baik kepada Israel.

Hamas menyebutkan bahwa 41 tahun penjajah Israel ke wilayah Arab harus disikapi sebagai peringatan dimana pemerintah Arab kehilangan kemauan untuk menang dan kemampuan mengambil sikap mengimbangi kekuatan pasukan Israel. Akibatnya, gurun Sinai, Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Al-Quds jatuh di tangan Israel.

Sayangnya selama sekian tahun pemerintah Arab secara resmi masih berlomba-lomba melakukan normalisasi dengan Israel tanpa malu. Lebih tragis lagi itu dilakukan dengan mengorbankan kepentingan Palestina.

Hamas menegaskan bahwa setelah pasukan Arab kalah di hadapan Israel, justru mereka meninggalkan rakyat Palestina sendirian dalam menghadapi Israel dan merasakan penderitaan-penderitaan. Namun meski sendirian, tahap kemenangan justru sedang dimulai oleh rakyat Palestina.

Hamas mengajak kepada pemerintah Arab dan Islam untuk mengambil pelajaran dari 41 tahun penjajahan Israel ke wilayah Arab dengan bangkit di atas prinsip solidaritas Arab dan Islam berdasarkan kekuatan dan menggunakan segala kemungkinan perlawanan untuk mengembalikan wilayah Palestina dari penjajah Israel. (bn-bysr)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.