Saudi Galakkan Ukhuwah Insaniah

Pemerintahan Arab Saudi kini tengah menggalakkan ukhuwah insaniah guna mempererat hubungan antara warga setempat dengan pendatang

Program ukhuwah insaniah (persaudaraan sesama manusia) mulai digalakkan di Mekah, Arab Saudi, sebagai sarana untuk mempererat hubungan warga setempat dengan pendatang asing.

Program yang dicanangkan di sekolah-sekolah umum khas putri dan Tafhizul Quran (hafalan Quran) di kota suci itu, seperti dilaporkan pers setempat Jumat (2/11) lalu, diharapkan sebagai upaya memupuk rasa kebersamaan dengan warga pendatang.

Wakil Direktur Jenderal Pendidikan Al-Banaat (putri) wilayah Mekah, Dr Fatimah Binti Sadiq Nujum, telah mengesahkan program tersebut sebagai sarana memberikan kesadaran akan pentingnya hubungan erat dengan para pendatang tanpa memandang asal negara mereka.

Hubungan erat akan membuahkan hidup berdampingan secara damai sesuai strategi yang dicanangkan oleh Raja Arab Saudi, Abdullah Bin Abdul Aziz, yang bergelar Khadimul Haramain Al-Syarifai (pelayan dua tempat suci: Masjidil Haram dan Masjid Nabawi), agar semaksimal mungkin dapat diterapkan perinsip keadilan tanpa memandang agama dan ras, antara lain bunyi konsep ukhuwah insaniah itu.

Program tersebut juga bertujuan untuk menggerakkan kesadaran tentang pentingnya menghormati jasa para pekerja asing.

Dari sekitar 23 juta jiwa penduduk negeri petro-dolar itu, diperkirakan seperempatnya adalah pendatang asing yang mencari rezki dari berkah limpahan dolar asal ‘bom’ minyak. [afp/ant] hidayatullah.com

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.