Merenung Sejenak

Merenung Sejenak

Bukankah kita terlahir ke dunia ini tak ubahnya bagaikan batu kerikil ditelan lautan? Atau bagaikan terlempar ke ruang semesta yang luasnya tak terjangkau nalar? Jangankan diri kita, sedangkan planet bumi saja bagaikan sebuah kerikil kecil di tengah taburan planet yang tak terhitung jumlahnya.

Lalu apa yang kita miliki?

Apa yang kita banggakan?

Mengapa kita sombong tidak mau taat kepadaNya?

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.