Anak Ngaji T E R L A L U !!!

Anak Ngaji T E R L A L U !!!

Saat ini lagi ramai dan menjadi viral tentang anak ngaji yang menuduh Habib Muhammad Rizieq Shihab dan Ustadz Abdul Somad hafidhahumallah sebagai Gay karena Beliau berdua bergandengan tangan sangat akrab ketika bertemu di Mekkah Al-Mukarramah.

Luar biasa tuduhan ini, benar-benar tidak beradab, amat sangat keji melampaui batas dan tidak masuk akal dikatakan oleh orang beragama apalagi anak ngaji.

Kejadian seperti ini sering terjadi dan pasti terus terjadi jika akar masalah dan penyebabnya dibiarkan ada dan tidak dihilangkan, yaitu ajaran kebencian.

Ketika seorang guru mengajarkan kebencian kepada muridnya maka sang murid akan lebih dahsyat kebenciannya dari sang guru, sebagaimana kata pepatah, “Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari”.

Ketika sang guru menanamkan kepada muridnya bahwa Habib Muhammad Rizieq Shihab dan Ustadz Abdul Somad hafidhahumallah adalah orang yang sesat lagi menyesatkan maka sang murid akan sangat membenci kedua ulama tersebut dengan kebencian yang melebihi gurunya.

Mari kita ajarkan kepada murid-murid kita lapang dada dan dewasa menyikapi perbedaan dan jangan mudah menuduh yang berbeda sebagai sesat atau ahli bid’ah dan semisalnya.

Habib Muhammad Rizieq Shihab dan Ustadz Abdul Somad hafidhahumallah adalah dua ulama panutan umat Islam Indonesia bahkan Asia dan Dunia yang ilmu dan amalnya telah diakui oleh semuanya yang seharusnya kita hormati, muliakan dan jaga kehormatannya walaupun seandainya kita harus berbeda pendapat dengan keduanya dalam beberapa permasalahan, karena kita semuanya sama, Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.

Kita sangat prihatin dengan akhlak buruk para penuntut ilmu yang semakin rajin ikut kajian semakin buruk akhlaknya, dan tentu sumbernya adalah cara pengajaran gurunya yang selalu menanamkan ajaran kebencian kepada murid-muridnya.

Saatnya kita koreksi kembali cara pengajaran kita demi terjalinnya ukhuwah Islamiyyah dan keutuhan NKRI yang kita cintai ini.

Mari kita sibukkan diri kita dalam dakwah dan amal bakti nyata sehingga kita tidak mempunyai kesempatan untuk bertikai dan saling hujat, sungguh PR kita masih amat sangat banyak dan kita masih kurang maksimal dalam bekerja.

Mari kita renungankan nasehat dari Allah Yang Maha Suci dalam Al-Qur’an untuk kita semuanya. Allah berfirman yang artinya:

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
[Al-Qur’an, Surat 49 Al-Hujurat, Ayat 10-12]

Semoga bermanfaat.

Malang, Rabu 15 Rabiuts Tsani 1439 / 03 Januari 2018

Akhukum Fillah
Abdullah Sholeh Hadrami

 

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *