Berani Membuka Wawasan Shalawat Nariyah

Berani Membuka Wawasan Shalawat Nariyah

Sebagian kaum muslimin meyakini bahwa shalawat nariyah mengandung unsur syirik dan tidak boleh dibaca. Mereka mempunyai argumentasi versi kelompok mereka sendiri tanpa mau memahami sudut pandang kelompok lain yang meyakini bahwa shalawat nariyah boleh dibaca dan tidak mengandung unsur syirik sedikitpun.

Berikut ini penjelasan ilmiyah penuh dalil tentang shalawat nariyah yang ditulis oleh Ustadz KH. Muhammad Idrus Ramli hafidhahullah, silahkan dibaca sampai tuntas untuk membuka wawasan agar kedepan tidak mudah memvonis syirik dan semisalnya terhadap yang berbeda pendapat.

Silahkan buka link berikut ini;

https://irham-anas.blogspot.co.id/2017/07/syarah-shalawat-nariyah-berdasarkan.html?m=1

Jujur, dulu saya termasuk yang mengikuti pendapat bahwa shalawat nariyah mengandung unsur syirik dan tidak boleh dibaca, penyebabnya adalah kurang piknik dalam membaca pendapat para ulama yang berbeda pendapat dan hanya fokus pada satu pendapat saja sehingga pemahaman menjadi sempit dan tidak lapang dada menyikapi perbedaan.

Alhamdulillah setelah membaca pendapat para ulama yang berbeda pendapat akhirnya menjadi faham sudut pandang lain yang ternyata juga ilmiyah, berbobot dan argumentasinya kuat.

Akhiratnya saya menyatakan ruju’ dari pendapat yang sempit tersebut dan berusaha memahami sudut pandang yang lain sehingga menjadi lapang dada menyikapi perbedaan dan tidak mudah memvonis sesat, syirik, ahli neraka, ahli bid’ah dan semisalnya.

Berikut Ini Link Video Klarifikasi Shalawat Nariyah;

Rujuk atau kembali kepada kebenaran dengan mengakui kesalahan adalah sifat para ulama dan ksatria. Hal ini tidak menjatuhkan martabat dan bahkan justru mengangkat martabat seseorang. Lebih baik mengakui kesalahan dan kembali kepada kebenaran daripada terus menerus berada dalam kesalahan.

Banyak membaca dan terus belajar akan membuka wawasan, juga jangan lupa banyak berdoa memohon petunjuk kepada Allah.

Harapan saya sederhana saja, jangan mudah vonis sesat terhadap sesama muslim !

Demikian, semoga bermanfaat.

Malang, Selasa 18 Shafar 1439 / 07 November 2017

Hamba Allah yang selalu berharap petunjuk, ampunan dan kasih sayangNya, juga selalu berdoa dan berharap mati husnul khotimah diatas Islam dan Sunnah

Abdullah Sholeh Hadrami
@AbdullahHadrami

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *