Pelajaran dari Perjalanan ke Jepang 2017; Kesan Pertama di Jepang (bag 1)

Pelajaran dari Perjalanan ke Jepang 2017; Kesan Pertama di Jepang (bag 1)

Alhamdulillah, puji syukur hanya untuk Allah yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk banyak mengadakan perjalanan ke luar negri dalam rangka safari dakwah mengajak manusia menuju kebahagiaan, kedamaian, kesuksesan dan keselamatan abadi di dunia dan akhirat.

Salah satunya adalah ke negri Jepang pada 7 – 13 Dzulhijjah 1438 yang bertepatan dengan 29 Agustus sampai 4 September 2017. Safari dakwah sepekan yang banyak memberikan pelajaran berharga untuk bekal kehidupan dan dakwah di masa mendatang.

Pada suatu kesempatan, Ustadz Adi Hidayat hafidhahullah menawarkan kepada kami untuk bersedia mengisi khotbah Idul Adha di Tokyo Jepang yang kemudian kami terima tawaran itu dan Ustadz Adi Hidayat hafidhahullah menghubungi pihak KBRI Tokyo.

Pak Wilopo, yang saat itu masih menjabat Atase Imigrasi KBRI Tokyo menghubungi kami dan meminta kesediaan untuk khotbah Idul Adha beserta safari dakwah di Tokyo dan sekitarnya dan kamipun menyetujuinya.

Berikutnya mas Arif, mahasiswa S3 di Jepang yang diamanahi untuk menjalin komunikasi intensif dengan kami mempersiapkan segala yang diperlukan dan mengatur rangkaian acara beserta materinya.

Akhirnya pada hari Selasa 29 Agustus 2017 kami berangkat ke Jepang dengan pesawat Garuda dari Malang transit Jakarta kemudian menuju Bandara Internasional Haneda Tokyo.

Pagi hari Rabu 30 Agustus 2017 sampai di Haneda dan kesan pertama yang kami dapatkan adalah BERSIH dan TERTIB !

Di Bandara Internasional Haneda Tokyo untuk mengambil bagasi saja ada garisnya dan semuanya patuh kepada peraturan sehingga tidak terjadi saling berebut.

Di luar sudah menunggu kami mas Arif, mas Agus Santoso yang baru lulus S3 di Tokyo University dan Pak Arief Munandar Atase Imigrasi KBRI Tokyo yang baru saja menggantikan Pak Wilopo hafidhahumullah (semoga Allah jaga dan lindungi semuanya).

Kami dibawa menuju penginapan selama di Tokyo yaitu di rumah Pak Harun yang berada di tengah kota Tokyo untuk beristirahat.

Sore hari kami dijemput oleh mas Agus Santoso dan mas Yogi, Pak Guru dan kameraman setia yang selalu meliput kegiatan safari dakwah selama di Tokyo. Mas Agus dan Mas Yogi ini yang paling sering menemani kami selama di Tokyo disamping juga ikhwah yang lain.

Kami diajak jalan-jalan melihat keindahan Tokyo, diantaranya ke Tokyo Tower Alley, menara yang tinggi menjulang sehingga kita bisa melihat keindahan Tokyo pada malam hari dari atas menara tersebut, alhamdulillah.

Acara hari pertama ini ditutup dengan makan malam di sebuah restoran halal, Samarat Curry House yang lezat lagi nikmat, alhamdulillah, puji syukur hanya untuk Allah, kemudian terima kasih kepada semuanya, Jazakumullah Khaira…. Bersambung…

Akhukum Fillah
@AbdullahHadrami

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *