Selamat Jalan Ulama’ Murah Hati lagi Dermawan, Fashilatusy Syaikh Prof DR Walid bin Muhammad Al-Ali Rahimahullah

Selamat Jalan Ulama’ Murah Hati lagi Dermawan, Fashilatusy Syaikh Prof DR Walid bin Muhammad Al-Ali Rahimahullah

Tadi pagi ketika membuka Twitter dan Instagram saya mendapati banyak ucapan bela sungkawa dan doa dari para ulama dan masyarakat timur tengah untuk Syaikh Walid bin Muhammad Al-Ali Rahimahullah yang gugur sebagai syahid (insya Allah) pada hari Senin 14 Agustus 2017 dibunuh oleh teroris di Burkina Faso, Afrika Barat, saat sedang makan di restoran Turki di Burkina Faso dalam sebuah serangan teroris yang menewaskan sekitar 18 orang.

Sepertinya saya kenal dengan nama tersebut. Kemudian saya berusaha memutar kembali ingatan dan akhirnya ketemu juga, Beliau pernah datang ke Indonesia sekitar tahun 1996 atau 1997 bersama Fashilatusy Syaikh Prof DR Muhammad bin Khalifah at-Tamimi hafidhahullah untuk mengadakan daurah di ma’had Al-Irsyad Tengaran.

Alhamdulillah waktu itu saya ikut menjadi peserta daurah selama beberapa hari tersebut yang juga dihadiri para asatidzah senior seperti Al-Ustadz Abu Nida Jogja, Al-Ustadz Ahmas Faiz Solo hafidhahumallah dan yang lainnya. Mudir ma’had Al-Irsyad Tengaran waktu itu masih Al-Ustadz Yusuf Utsman Baisa hafidhahullah.

Fashilatusy Syaikh Prof DR Walid bin Muhammad Al-Ali Rahimahullah waktu itu masih S 2 dan materi yang Beliau sampaikan adalah kitab “Muqaddimah Fi Ushul At-Tafsir” karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah, juga Beliau mengharuskan semua peserta daurah untuk hafal surat Al-Anfal yang kemudian kami setoran hafalan ke Beliau di akhir daurah. Banyak kenangan indah saat itu yang sulit dilupakan.

Fashilatusy Syaikh Prof DR Walid bin Muhammad Al-Ali Rahimahullah saat ini adalah seorang da’i dan ulama Kuwait, Imam Masjid besar Kuwait, Profesor Syariah dan Dirosah Islâmiyah Universitas Kuwait.

Fashilatusy Syaikh Prof DR Walid bin Muhammad Al-Ali Rahimahullah adalah da’i yang sangat aktif berdakwah terutama di wilayah Afrika. Beliau banyak membantu program-program ma’had, sekolah dan pendidikan.

Ratusan orang Afrika banyak yang menjadi muslim melalui perantara tangan beliau dengan izin Allâh, bahkan beberapa hari sebelum gugur sebagai syahid (insya Allah) Beliau masih meng-Islam-kan orang Afrika dan videonya tersebar di medsos.

Fashilatusy Syaikh Prof DR Walid bin Muhammad Al-Ali Rahimahullah dikenal sebagai Ulama yang paling murah senyum. Beliau selalu menampakkan ekspresi wajah yang ceria, sejuk dan senyuman hangat.

Kematian Ulama adalah salah satu tanda semakin dekatnya hari kiamat.

Ulama meninggal dunia dengan membawa semua ilmu dan kebaikannya sehingga ada lubang yang tak akan tertutupi selamanya.

Kematian adalah sebuah keniscayaan. Kita semua pasti mati.

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”
[Al-Qur’an, Surat 3 Ali ‘Imran, Ayat185]

Semoga Allah terima semua amal kebaikan, Allah ampuni semua dosa, Allah maafkan semua kesalahan, Allah berikan derajat yang tinggi dan semoga engkau bahagia di SisiNya, aamiin.

Semoga semua keluarga dan umat diberi oleh Allah kesabaran, ketabahan dan keteguhan serta keistiqamahan, aamiin.

Yang berharap Jannah Firdaus untukmu
@AbdullahHadrami

 

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *