Tiga Faedah Tentang Puasa Syawal

IMG_0361

Tiga Faedah Tentang Puasa Syawal

Faedah Pertama:

Puasa enam hari bulan Syawal tidak harus segera dan tidak harus bersambung.

Boleh kapan saja dan boleh nyicil, yang penting tetap bulan Syawal.

Faedah Kedua:

Apakah harus mengqadha Ramadhan dulu bagi yang punya hutang puasa Ramadhan?

Ada dua pendapat dari para ulama;

Pendapat Pertama: Harus mengqadha Ramadhan dulu kemudian puasa Syawal.

Pendapat Kedua: Boleh puasa Syawal sebelum mengqadha Ramadhan.

Lebih hati-hati pendapat pertama, mengqadha Ramadhan dulu.

Faedah Ketiga:

Puasa Syawal Digabung Senin Kamis dan Ayyaamul Bidl

Borongan Pahala.. Jangan Sia-Siakan.. Mendapat Tiga Pahala Sekaligus..

1. Puasa Senin Kamis.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda:
“Pada hari Senin dan Kamis amalan dihadapkan kepada Allah, Rabb semesta alam. Dan aku ingin ketika amalku dihadapkan aku dalam kondisi puasa.”
[HR. Ahmad dan An-Nasai dengan sanad hasan]

2. Puasa Ayyamul Bidl atau hari-hari terang ketika Bulan Purnama, yaitu setiap tanggal 13, 14 dan 15 bulan-bulan Hijriyyah.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda kepada Sahabat Abu Dzar Radhiyallahu ‘Anhu:
“Wahai Abu Dzar, jika engkau berpuasa tiga hari dalam setiap bulannya maka berpuasalah pada (tanggal) 13, 14 dan 15 (maksudnya bulan hijriyyah).”
[HR. Tirmidzi dengan sanad hasan]

3. Puasa 6 hari dari bulan Syawal.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda:
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian mengikutinya dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa setahun penuh.”
[HR. Muslim]

Para ulama berfatwa boleh menggabung puasa sunnah seperti ini diantaranya Syaikhuna Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin rahimahullah.

Kalau menggabung puasa wajib seperti qadha’ Ramadhan dengan puasa sunnah maka hukumnya tidak diperbolehkan.

Sebarkan info ini supaya mendapat ridha dan pahala dari Allah serta menjadi amal jariyah, Jazakumullah Khaira.

Semoga Allah memudahkan dan mengabulkan, aamiin.

Akhukum Fillah
@AbdullahHadrami

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *