Qolbun Salim, Akhlakul Karimah, dan Vonis Sesat

Qolbun Salim, Akhlakul Karimah, dan Vonis Sesat

Sampai saat ini saya masih belum menemukan alasan yang tepat untuk membela saudara-saudara saya yang dengan mudah menjatuhkan vonis sesat terhadap saudaranya sendiri sesama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.

Lebih tidak nyambung lagi adalah ketika seseorang berbicara tentang pentingnya qolbun salim, hati yang bersih dari semua kotorannya, bersih dari ujub, sombong, kebencian kepada sesama muslim, hasad, iri dengki dan semisalnya, akan tetapi disisi lain orang tersebut menuduh dan bahkan memvonis saudaranya sesama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah sebagai tersesat karena ada perbedaan yang sebenarnya bukan prinsip akan tetapi dikemas sedemikian rupa sehingga tampak seakan prinsip.

Inikah hati yang bersih dan qolbun salim..?!

Bukankah ini adalah cermin hati sudah teramat sangat kotor..?!

Ada pula yang berbicara tentang pentingnya akhlakul karimah, akhlak yang mulia, akan tetapi disisi lain orang tersebut menuduh dan bahkan memvonis saudaranya sesama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah sebagai tersesat karena ada perbedaan yang sebenarnya bukan prinsip akan tetapi dikemas sedemikian rupa sehingga tampak seakan prinsip.

Inikah akhlakul karimah..?!

Bukankah ini adalah cermin akhlak yang sudah teramat sangat buruk..?!

Sungguh miris dan sedih kita saksikan keadaan kaum muslimin yang sudah parah seperti ini.

Menuduh sesama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dengan tuduhan sesat apalagi sampai vonis neraka segala adalah tuduhan yang dahsyat dan pelakunya pasti diminta bertanggungjawab dihadapan Allah atas semua tuduhan tersebut sehingga dikhawatirkan pelakunya menjadi orang yang “muflis” atau bangkrut pada hari kiamat nanti karena banyaknya kedzaliman yang harus ia bayarkan dan tebus.

Sampai saat ini saya masih belum menemukan logika yang tepat untuk bisa memahami siapa saja yang berbicara tentang hati bersih, qolbun salim dan akhlakul karimah akan tetapi masih berkeyakinan bahwa saudaranya yang beda tempat ngaji dan beda guru dengannya telah sesat padahal sesama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.

Ingat, menuduh dan bahkan memvonis sesat itu adalah perkara besar dan dahsyat..!

Sudah siapkah kita untuk bertanggung jawab di hadapan Allah atas tuduhan tersebut..?!

Benarkah Islam mengajarkan seperti ini..?!
Inikah ajaran Al-Qur’an dan As-Sunnah..?!
Benarkah ini ajaran Salafush Sholeh..?!
Inikah ilmu yang bermanfaat..?!
Lupakah mereka dengan hari pembalasan..?!
Apa yang mereka cari..?!
Inikah hasil ilmu dan ngaji..?!
Oohh, alangkah buruknya..?!
Mungkinkah Allah me-ridhai..?!

Mari berfikir sebelum terlambat.

Hamba Allah yang selalu berharap petunjuk, ampunan dan kasih sayangNya, juga selalu berdoa dan berharap mati husnul khotimah diatas Islam dan Sunnah
Abdullah Sholeh Hadrami
@AbdullahHadrami

Qolbun Salim

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.