Pelajaran dari Perjalanan ke Gaza; Pejabat dan Staff KBRI di Mesir yang Ramah (bag 6)

Pelajaran dari Perjalanan ke Gaza; Pejabat dan Staff KBRI di Mesir yang Ramah (bag 6)

Kami di Mesir selama sepuluh hari mulai Ahad 11 Juli 2010 sampai Rabu 21 Juli 2010 dalam rangka pengurusan visa masuk Gaza lewat Rafah Mesir. Pihak Kementrian Luar Negeri Mesir dan Pihak Keamanan Mesir cukup berhati-hati dalam mengeluarkan visa tersebut bagi relawan dan terkesan mempersulit sehingga kami sering bolak-balik ke KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Cairo Mesir untuk meminta bantuan agar pengurusan visa tersebut diperhatikan oleh pihak Mesir dan agar diberi kemudahan.

Alhamdulillah pihak KBRI cukup ramah dalam menerima kami dan tampak sekali kerja sama yang cukup baik. Para pejabat KBRI yang sempat kami datangi kantornya antara lain, Bapak Muhammad Abdulah Minister Counsellor, Bapak Iwan Wijaya Mulyatno Counselor, Bapak Burhanuddin B Minister Counsellor dan pejabat atau staff lainnya bahkan kami sempat bertemu dengan hampir semua pejabat KBRI Mesir termasuk Bapak Duta Besar Republik Indonesia Untuk Mesir H.E. Mr. Abdurrahman Mohammad Fachir ketika kami shalat Jum’at di KBRI Cairo pada 16 Juli 2010 dan alhamdulillah semuanya ramah dan bersahabat serta memperhatikan urusan kami dan membantu dalam bentuk nyata, mereka cukup cepat tanggap, jazahumulloh khoir, semoga Allah memberikan balasan kepada mereka dengan balasan yang terbaik, amien.

Ketika kami mengadakan pertemuan dengan Bulan Sabit Merah Palestina di markas BSM Palestina di Cairo, kami ditemani oleh Staff KBRI yang saat itu cukup membantu kami. Kami diterima langsung oleh Mai Aref, PhD (Deputi Secretary General Head P. R/ Communication Bulan Sabit Merah Palestina) dan Tarek Arafat P. Eng (Head Clinical Engineering & Purchasing Deputy Secretary General Bulan Sabit Merah Palestina) dan pertemuan cukup lancar serta banyak informasi dan masukan berharga yang kami dapat.

Alangkah senangnya kalau semua pejabat benar-benar melayani rakyatnya dengan sepenuh hati, memberi kemudahan dan tidak mempersulit. Sungguh berbahagialah para pejabat yang seperti itu karena mereka akan mendapat Naungan Allah hari kiamat nanti ketika tidak ada naungan kecuali Naungan Allah, ketika manusia kepanasan dan bermandikan keringat bahkan tenggelam oleh keringatnya, mereka justeru mendapat kesejukan dan kedamaian, mereka adalah para pemimpin yang adil. Pemimpin yang adil pasti mendapat kebaikan dan kemudahan di dunia dan di akhirat.

Oh ya, setelah shalat Jum’at di KBRI Cairo, di mushalla KBRI ada rapat yang dihadiri para pejabat KBRI dan staff beserta keluarga masing-masing untuk menyusun kepanitiaan dalm rangka menyambut HUT RI ke 65 sekaligus menyambut datangnya bulan Ramadhan 1431 H. [Abdullah Shaleh Hadrami/ASH]

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *