Pemkab Bangka Berantas Buta Aksara Al-Quran

Kewajiban baca tulis Al-Quran sebagai syarat bagi anak yang melanjutkan ke SMP

Pemerintah Kabupaten Bangka mewajibkan murid lulusan Sekolah Dasar (SD) bisa membaca tulis Al-Quran sebagai syarat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Semua siswa yang akan melanjutkan ke jenjang SMP diwajibkan bisa membaca dan menulis huruf Al-Quran atau sudah mempunyai sertifikat lulus dari Taman Pendidikan Al-Quran (TPA),” kata Bupati Bangka Yusroni Yazid di Sungailiat, Jumat.

Di katakan, bagi yang tidak mempunyai sertifikat maka terlebih dahulu mengikuti tes baca dan tulis yang dilaksanakan oleh panitia penerima murid baru.

“Kewajiban baca tulis Al-Quran sebagai syarat bagi anak yang melanjutkan ke SMP merupakan program Pemerintah Kabupaten Bangka dalam upaya pemberantasan buta aksara Al-Quran,” jelasnya.

Dengan program ini, kata Bupati, selain memperoleh pendidikan baca tulis Al-Quran dari TPA, orang tua juga didorong untuk menunjukkan peran sertanya dalam ikut mendidik anak-anaknya di rumah.

Ia mengatakan, sasaran dari pada program pemberantasan buta aksara Al-Quran yakni maksimal anak kelas VI SD sudah dapat membaca dan menulis huruf Al-Quran.

Menurutnya, penguasaan ilmu alam tidak akan sempurna kalau tidak diimbangi dengan ilmu agama, dimana dengan ilmu agama yang didalaminya dapat meningkatkan ketaqwaanya kepada Allah SWT. [ant/hidayatullah]

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.