Syaikh Taysir Tamimi: Masjid Al-Aqsha akan Segera Runtuh

Syaikh Taysir Tamimi, ketua mahkamah Palestina memperingatkan kemungkinan akan runtuhnya masjid Al-Aqsha karena penggalian yang dilakukan oleh zionis Yahudi di bawah lantai masjid dan sekitarnya.

Syaikh Tamimi mengatakan hal tersebut dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada hari rabu kemarin (20/1) di Ramallah.

“Saya takut, kekhawatiran saya ini adalah yang terakhir sebelum runtuhnya masjid Al-Aqsha dan saya berharap umat Islam dunia harus segera bangun dari tidurnya untuk membela Al-Aqsha,” kata Syaikh Tamimi.

Pada konferensi pers tersebut Syaikh Tamimi juga memperlihatkan kepada pers, foto tanah yang longsor yang terjadi di dekat masjid Al-Aqsha akibat penggalian yang dilakukan zionis Yahudi di tempat itu, termasuk baru-baru ini runtuhnya sebagian kompleks masjid di wilayah Silwan yang terjadi hari Senin lalu, dan ia mengungkapkan bahwa adanya lubang yang dalam di bawah tanah.

Dia menekankan bahwa persoalan ini sangat serius, dan telah berulang kali ia memberikan peringatan akan akibat dari penggalian zionis Israel di bawah masjid Al-Aqsha, dan kembali menegaskan bahwa penggalian tersebut akan menyebabkan runtuhnya masjid Al-Asha, seperti dilaporkan AFP.

Longsor yang terjadi baru-baru ini di distrik Silwan merupakan indikasi dan fakta bahwa runtuhnya masjid Al-Aqsha akan segera terjadi.

Syaikh Tamimi mengulangi peringatannya akan bencana nyata yang mengancam masjid Al-Aqsha. “Kami telah berteriak seperti di lembah namun orang-orang tidak memperdulikannya, kalau hal ini terus terjadi masjid Al-Aqsha akan segera hancur,” kata Syaikh Tamimi.

Indikasi adanya konspirasi

Ketua mahkamah Palestina tersebut menekankan: “diam”nya otoritas Palestina adalah indikasi akan adanya konspirasi terhadap masalah ini, namun kami tidak mau langsung menuduh siapa pun, tapi diamnya aparat keamanan baik Palestina maupun Israel dan tidak adanya tindakan yang dilakukan terhadap Israel – menjadi tanda tanya bagi kita semua, mengapa Israel bisa bebas melakukan tindakan seperti itu.”

Pada tanggal 6 Februari 2007, Israel mulai bekerja melakukan penggalian di dekat gerbang Magharabi menuju ke halaman masjid Al-Aqsha dan kubah batu.(fq/imo/EM)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *