Beredar Dendeng Babi Bersertifikat Halal

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak bertanggungjawab atas beredarnya daging dendeng babi yang bersertifikasi halal. Bisa jadi sertifikat itu dipalsu oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Kalaupun asli itu diluar tanggungjawab MUI, karena tugas kita hanya mensertifikasi. Fungsi pengawasan ada pada instansi pemerintah seperti BPOM, Depag, atau Depkes,” ujar Ketua MUI Amidhan saat berbincang-bincang di Jakarta, Kamis (16/4/2009).

Sertifikasi halal berlaku untuk masa dua tahun. Pada masa tiga bulan menjelang berakhirnya masa berlaku sertifikat, pihak produsen harus mengajukan kembali perpanjangan sertifikat halal yang telah dimiliki.

Pihak BPOM bertindak selaku eksekutor di lapangan. Hasil pemeriksaan BPOM selanjutnya diserahkan kepada Komisi Fatwa MUI untuk ditentukan apakah produk yang tengah diajukan halal atau tidak.

“Ibaratnya BPOM yang memeriksa unsur baiknya dan kita unsur halalnya. Jadi produk yang diperiksa bisa dijamin halalan thoyyiban,” terangnya.alt

Dalam rentang waktu dua tahun, sambung Amidhan, banyak hal yang bisa terjadi. Di antaranya adalah penyimpangan yang dilakukan pihak produsen. Saat diajukan ke MUI produk yang bersangkutan setelah diuji betul-betul halal. Tapi setelah itu dicampur zat lain yang membuatnya tidak halal. “Kalau masalah ini dibebankan sepenuhnya kepada MUI, maka tidak adil karena MUI bukan lembaga pengawasan,” ujarnya.

Sebelumnya, BPOM melansir temuan adanya lima merk daging dendeng yang mengandung babi.Kelima dendeng merek ini ditemukan di sejumlah pasar tradisional di Surabaya, Bandung, Jakarta, Semarang, Jambi, dan Bogor.
– Dendeng/abon Cap Kepala Sapi
– Dendeng/abon Cap Limas
– Dendeng/abon Cap ACC
– Dendeng Sapi Istimewa Beef Jerky Lezaaat
– Dendeng Sapi Istimewa Cap 999
Satu di antaranya yaitu dendeng sapi Istimewa merk Beff Jerky Lezaaat produksi MDC Food, Surabaya-Indonesia, belakangan diketahui memiliki sertifikasi halal.(okz/kmp/suaramedia)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.