Banjir di Yaman, 100 Orang Dilaporkan Tewas atau Hilang

Banjir yang melanda sejumlah tempat di Yaman akibat hujan lebat beberapa hari ini menyebabkan 100 orang tewas atau dilaporkan hilang.

Laporan-laporan di televisi Yaman menayangkan warga yang selamat dari banjir di provinsi Hadramout dan Mahra, meminta pertolongan pada helikopter-helikopter penyelamat. Dua provinsi ini diguyur hujan selama 30 jam terus menerus.

“Sekitar 7.000 orang kehilangan rumahnya dan ada sekitar 100 orang yang tewas atau hilang. Kami masih berusaha untuk mendata jumlah korban tapi komunikasi dengan wilayah-wilayah yang terkena banjir terputus,” kata seorang pejabat pemerintah Yaman.

Presiden Ali Abdullah Saleh, hari Minggu kemarin meminta parlemen untuk menyetujui dana bantuan darurat sebesar 100 juta dollar untuk operasi penyelamatan korban banjir dan membantu membangun kembali wilayah-wilayah yang rusak berat akibat banjir.

Presiden Abdullah Saleh juga mengunjungi wilayah-wilayah yang oleh otoritas Yaman dinyatakan sebagai wilayah bencana. Setiap musim hujan tiba, negara di ujung selatan Semenanjung Arab ini memang langganan terkena bencana banjir. (ln/aby/eramuslim)

OKI Serukan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Yaman

Organisasi Konferensi Islam (OKI), menyerukan agar negara-negara anggota OKI segera memberian segala bentuk bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana banjir Yaman


Sekretaris Jendral Organisasi Konferensi Islam (OKI), Professor Akmaluddin Oglu, menyerukan agar negara-negara anggota OKi segera memberian segala bentuk bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana banjir Yaman.

“Kami menyerukan kepada semua negara anggota konferensi untuk memberikan segala bentuk bantuan bagi para korban banjir Yaman,” demikian seru Oglu, sebagaimana dilansir harian Turki berbahasa Arab, Akhbaralaalam (27/10).

Dalam situs resmi OKI, Oglu juga menyampaikan duka cita dan simpatinya kepada seluruh masyarakat Yaman, khususnya merekayang terkena musibah banjir besar itu. Oglu juga menyatakan jika pihaknya telah mengirimkan bantuan secara bertahap untuk para korban bencana.

Akibat banjir besar yang melanda ibu kota Hadramaut itu, setidaknya sebanyak 4.300 keluarga menjadi korban dan ribuan rumah di Hadramaut tergenangi air. [alm/atj/hidayatullah]

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *