Tahun 2015, Kematian Akibat AIDS bisa mencapai 350.000 orang

Tahun 2015, Kematian Akibat AIDS bisa mencapai 350.000 orang Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

Angka kematian akibat virus AIDS terus membengkak. Diperkriakan, tahun 2010 jumlah penderita AIDS menjadi 400.000 dengan kematian 100.000 orang

Pemerintah akan memprioritaskan upaya penanggulangan penyakit HIV/AIDS yang jumlah penderitanya terus melonjak setiap tahunnya.

“Presiden memberikan petunjuk agar langkah penanggulangan HIV/AIDS menjadi prioritas seperti dengan sosialisasi penyakit ini ke masyarakat,” kata Menko Kesra Aburizal Bakrie seusai rapat terbatas kabinet membahas perkembangan HIV/AIDS di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (19/7).

Menurut Aburizal, meningkatnya penderita penyakit ini secara signifikan dari 1.371 orang pada tahun 2003 menjadi 6.871 pada akhir September 2006 menunjukkan bahwa kasus ini harus segera ditanggulangi sungguh-sungguh jika tidak ingin semakin merebak jumlah penderitanya.

“Jika tidak ditanggulangi serius pada tahun 2010 jumlah kasus AIDS akan menjadi 400.000 orang dengan kematian 100.000 orang dan pada tahun 2015 menjadi 1 juta orang dengan kematian 350.000 orang,” katanya.

Selain sosialisasi, Presiden juga meminta agar anggaran pemerintah untuk penanggulangan ditingkatkan sehingga bisa mendekati kebutuhan dana yang diperlukan. Presiden juga menginstruksikan agar masalah ini juga ditanggulangi bersama de-ngan pemerintah daerah terutama untuk penyediaan infrastruktur kesehatan seperti rumah sa-kit rujukan, pemberian obat gratis dan peningkatan kemampuan tenaga medis.

“Kerja sama intern asional dan nasional harus terus ditingkatkan untuk penanggulangan kasus ini,” katanya. [ant/sp/www.hidayatullah.com]

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *