Bagaimanakah Mencintai Allah Ta?ala?

Bagaimanakah Mencintai Allah Ta?ala?

Abdullah Saleh Hadrami

Mencintai Allah Ta?ala adalah patuh dan tunduk dengan mengagungkan, memuliakan, takut dan mengharapkan.

Termasuk cinta kepada Allah Ta?ala adalah mencintai tempat-tempat yang dicintai Allah Ta?ala, seperti: Makkah, Madinah dan masjid-masjid pada umumnya.

Juga mencintai waktu-waktu yang dicintai Allah Ta?ala, seperti: Bulan Ramadhan, sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah, penghujung malam dll.

Mencintai orang-orang yang dicintai Allah Ta?ala, seperti: Para nabi dan rasul, para malaikat, shiddiqin, syuhada dan shalihin.

Mencintai perbuatan-perbuatan yang dicintai Allah Ta?ala, seperti: Shalat, zakat, shaum (puasa), haji, dan ucapan-ucapan, seperti: Dzikir, membaca Al-Qur?an dll.

Termasuk cinta kepada Allah Ta?ala pula adalah mendahulukan apa yang dicintai Allah Ta?ala daripada kesenangan, syahwat dan keingininan diri sendiri.

Termasuk cinta kepada Allah Ta?ala adalah membenci apa dan siapa yang dibenci Allah Ta?ala , yaitu dengan membenci orang-orang kafir, munafik, fasik dan para pelaku maksiat.
Kita wajib baraa? dan berlepas diri dari mereka, karena termasuk pembatal cinta ini adalah sikap walaa? (loyal dan cinta) kepada mereka.

Diantara yang menafikan cinta ini adalah membenci Rasulullah Tanda atau Bukti Cinta Allah Ta?ala dan Cinta RasulNya ?Shallallahu ?Alaihi Wa ?Ala Alihi Wa Sallam atau sebagian dari ajarannya, membenci orang-orang mukmin dll.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.